Exhaustion

snuggle

Im Nari (OC) – Park Jaehyung (DAY6)

..

..

sky.l

..

..

Can you stay?”

June 27th 2016

Nari’s Apartment

8:45 PM KST

 

Tubuh serta merta menyerah, gravitasi biadab menguras tenaga hingga hampir kosong. Senin memang bukan kawan manis bagi bangsa pemalas seperti dirinya. Energi yang tersedia tak berbanding lurus dengan yang terburai. Tungkai capai terseok dengan serpih-serpih daya di penghujung hari.

Ditanggalkan kemeja dan celana jeans, membalut diri dengan piama paling nyaman berbau wangi pelembut pakaian, segera mengundang hawa kantuk begitu punggungnya menghempas matras. Nyaris direngut lelap, namun ponsel di atas nakas sisi tempat tidur bergetar menagih sahutan.

“Kau dimana? Tidak ke dorm?” Suara familiar segera menjelaskan si penelpon tanpa perlu menelisik identitas yang tertera di layar. “Aku sudah sampai tadi sore. Kau masih di kampus?”

Ah…. Nari tak ingat. Rutinitas wajib yang harusnya ia laksanakan. Ia pikir Jae baru akan kembali esok hari. Kelelahan mengalihkan segela hal yang mestinya ia lakukan, namuun dalam benak yang ada hanya permukaan empuk kasur dan gundah tertelan lelap.

“Jae…. kau saja yang kesini.” Nari menguap, membiarkan ponsel menempel di sisi wajah. “I miss you by the way.”

“Nari?”

Lepas lima belas sekon tanpa jawaban.

**

10:15 PM KST

 

Ruang tinggal gadis itu tidak besar padahal. Barang-barang pun tak banyak, hanya kebutuhan standar sehari-hari. Wajar, mengingat Nari terhitung jarang menghabiskan waktu selain tidur malam di tempat tinggalnya sendiri. Mulai pagi bergelut di kampus sampai sore atau bahkan malam, lalu mengklaim ruang tengah dorm Jae hingga larut mengumpulkan penghuni resminya kembali dari pengap studio.

Namun begitu, tetap saja ruang tengah apartemen Nari tak luput dari serak benda-benda acak, helai-helai baju, atau bungkus camilan. Jae hanya menggeleng, tak heran tak pula maklum sesungguhnya.

Benar adanya asumsi Jae; Nari roboh kelelahan. Terlihat dari lingkup ruang tengah hingga pintu kamar yang terbuka tanpa benderang cahaya sama sekali. Jae melangkah ringan berusaha tak bersuara, melongok ke dalam satu-satunya kamar di samping ruang tengah.

Cahaya temaram dari pintu kamar mandi membuatnya menangkap sosok Nari, meringkuk di atas tempat tidur dengan ponsel melorot di dekat wajah. Sudut bibir Jae tertarik bersama gelengan pelan.

Jae mendekat, menarik selimut dari ujung kaki Nari mendekap si pemilik. Mengambil ponsel yang terjatuh di sisi wajah lantas diletakkannya di atas nakas.

“Jae?” Nari terjaga, mencari sosok jangkung Jae di tengah kegelapan.

“Hmm?” Jae menyahut lirih, berjongkok di sebelah Nari berbaring.

“Kau tidak capai?” Bisik Nari, matanya kembali terpejam sembari Jae mengusap pelipisnya lembut.

“Tidak terlalu. Aku tidur sepanjang penerbangan.” Sahut Jae, menyamarkan fakta punggungnya yang nyeri dan sepasang mata sayu dibalik bingkai lensa.

“Jae.”

“Hm…?”

Can you just stay?” Nari menepuk sisi kosong di sebelahnya. “Please?

Skedul pekerjaan mengingatkan Jae untuk menolak, tapi lirih permintaan Nari menyentil jauh pengingat tersebut. Biar saja besok sang manajer atau Sungjin mengomelinya. Ditarik pelan ujung selimut, Jae menyelinap masuk sembari menarik Nari mendekat.

I miss you too.” Bisik pelan terakhir, selepasnya kesadaran ditarik berganti ritme napas pelan yang perlahan menggiring bunga tidur.

==

notes :

. cheese banget yak?

. bentuk bentuk nari kalo lagi ga keluar tanduknya

. bentuk bentuk si ayam kalo lagi manisnya

Advertisements

2 Replies to “Exhaustion”

  1. SEBENTAR ((gegulingan))

    JAE NARI MANIS BANGET INI MASYAALLAH

    Untung masi dapet jadi gapapa nelen yang manis manis banyak banyak hahahaha ((hah apaansih gajelas situ tir)) Tapi ini tumben banget jae sama nari… aih jadi manis unyu adem gini. Jae baru balik trus belai belain ke tempat nari duuuh pacar siap siaga si jae ini, udah nar pensiun daisik langsung aja ajak ke kua si jae wkwk

    Bayangin jae nari peyuk peyukan di kasur sambil selimutan berdua bikin gemes, kalian kalo gini beneran bikin orang mendadak kena diabetes lho. Tapi gapapa banyak banyakin yang manis manis biar hari ikutan jadi manis ❤

    Liked by 1 person

  2. Terbayar sudah rasa rindu sama kopel ini :’) Makasih Li

    WUHUHUHUU ini Jae pertama kali mampir gak sih Li, kaget gitu sama apate Nari. Jae, itu tuh kode keras. Kamar berantakan gitu artinya Nari butuh belaian lebih /apasih woi/ Ah, tapi jae mah. Tanpa disuruh dia pasti udah jalan duluan 😦 wkwkwk pantesan nari semakin kecanduan

    DUH ITU BAGIAN KASUR, MANIS NGEEET. Mau juga dong dipeyuk penyuk mesra, anget-angetan berdua sampe pagi menjelang duh. Dunia emang terasa nikmat kalau cuma ada abang dan adek /halah/ dan sungjin mah, ah sepakin aja dia /dicekek kak yoo/ sebodo amat sama lider, sing penting Jae berduaan sama Nari sebelum hati Nari tergunggah untuk mencicip rumput segar sebelah muehehehehehehe

    Like

PAY HERE!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s