[花樣年華 Series] 5th. Hyped Boys Scout

화양연화

花樣年華

pt.1

..

Lyra x Past

all.want.candy © 2015

..

..

“Come come over here
I see your shoulder bouncing to the beat”

..

Mei, 2011

Musik berdentum keras, puluhan hingga ratusan orang berkerumun memberi suara berisik yang ramai riuh, mereka semua memperhatikan panggung, menikmati tiap bar lirik yang dilantunkan dengan hapal oleh pemiliknya, rapper-rapper underground.

Di balik panggung, gadis dengan surai coklat sebahu dengan titel namanya sendiri, menunggu giliran untuk maju. Beberapa orang yang dikenalnya menukar sapa mereka, memberi kesan ramah atau sekedar membuat sang gadis mengenal siapa mereka. Dia bukan orang yang terkenal tapi banyak orang underground yang paham benar keahliannya dan memberikan rasa salut mereka.

“Fany Noona!!!”

Panggilan dari sisi lain ruang tunggu menyadarkannya dari rasa bosan menunggu. Seorang pemuda yang ia kenal sejak awal tahun dari seorang relasi senior yang juga teman baiknya, berjalan mendekat diikuti seseorang yang tak dikenalnya.

“Jangan panggil aku Noona, Dong Hyuk-ah!!” yang tadi memanggilnya terkekeh senang, sebelum ia memberi salam pada Fany dengan lebih akrab.

“Naik stage?” pertanyaan Dong Hyuk aka Supreme Boi mendapat anggukan santai Fany, seorang pemuda di sampingnya masih diam sebelum Fany mengusiknya.

“Kau tak mau mengenalkanku dengan temanmu?” jari Fany menunjuk kearah pemuda yang terlihat lebih muda itu dengan seringai bersahabat.

“Ah, kenalkan dia Kim Nam Joon, trainee,” seketika perhatian Nam Joon tertuju pada Fany yang menjulurkan tangan untuk berkenalan.

“Hai, Stefanie, kau bisa memanggilku Fany atau Stef.”

Nam Joon tampak ramah jika saja ia tak banyak diam, Fany tahu itu.

“Kim Nam Joon, tapi perusahaan memanggilku Rap Monster,” Fany terkekeh, tahu jika seorang trainee memang punya keunikan sendiri, terutama nama tak masuk akal yang kadang diberikan para perusahaan pada trainee-nya.

Well, your company got a unique sense tho…” Nam Joon berkedip beberapa kali sebelum ia paham maksud kalimat milik Fany.

Literally, that title is a fact,” kaget, mungkin itu yang pertama kali menjadi reaksi milik Fany, seorang pemuda Korea yang baru dikenalnya, paham dengan apa yang ia maksudkan dan membalasnya dengan rasa percaya diri.

Seketika saja, senyum mengembang, menambahkan kesempurnaan pada paras ayunya. Seseorang memanggilnya, membuatnya meletakkan kaleng birnya di meja dan berbalik pergi, namun ia menyempatkan sejenak memberi salam perpisahan, “Hope to see you around soon, Rap Monster.”

..

Fany baru saja akan pulang saat seseorang memanggil namanya. Dua pasang matanya menangkap bayangan familiar milik pemuda yang mungkin tadi baru saja di temuinya.

“Oh! Hi dear!” sapa Fany setengah ramah–mungkin agak sebal setelah waktu istirahatnya akan tertunda beberapa menit, “What do you want, monster?

Nam Joon tersenyum kecut, menyesal juga setelah memperkenalkan titel nya pada orang asing yang kini malah mempermainkan titelnya tanpa perasaan bersalah, “Bukan, bukan, hanya ingin bertanya pada Noona.”

Alis yang terangkat berarti bingung, dan itu sebuah tanda cue untuk Nam Joon melanjutkan kalimatnya yang sempat tertunda.

“Aku ingin minta bantuan pada Noona, err Hanya sedikit konsultasi saja,” kalimat Nam Joon terdengar ragu-ragu, namun ia tak melanjutkan kalimatnya untuk melihat reaksi dari Fany.

Dalam rasa penasaran, Fany membuka suara, “Okay, konsultasi macam apa yang kau butuhkan dariku?”

Berdiri di depan pintu yang terbuka, Nam Joon menoleh ke belakang, memberi gestur tangan pada udara kosong–memanggil seseorang di sisi lain. Seseorang berjalan mendekat, dia pemuda yang tak mencolok, dengan kaus hitam dan jaket varsity merah serta rambut hitam dibalik snapback–Fany harus mengakui ada sesuatu yang menarik darinya.

“Oh Hello! Menikmati permainanku, orang asing?” mungkin terdengar sarkastis, namun Fany hanya berusaha bermain-main–ia seakan tahu pemuda itu tak akan mau dengan mudahnya bermain dalam permainan yang ia buat.

Hanya wajah datar yang dingin dan tangan yang terulur untuk saling bertukar nama dalam perkenalan pertama, “Yoon Gi, Min Yoon Gi.”

Seringai manis dan jutaan rasa tertarik untuk bermain, terpancar jelas dari sepasang mata milik Stefanie Han.

“Dang! You’re difficult, anyway, Han Na Young a.k.a Fany.”

Takdir mereka dimulai hari itu.

Nice to meet you, Yoon Gi.”

..

END.

..

All.Want.Candy © 2016

Advertisements

One Reply to “[花樣年華 Series] 5th. Hyped Boys Scout”

  1. Duh, Yoon Gi sok pasang muka dingin segala, gak boleh gitu dong. Kan kita gak tahu orang di depan kita itu bakal jadi apa kedepannya :p siapa tahu, jadi ehem kan /disepak Yoon Gi/

    Ciee setep anak kelab, pasti tiap malem ketemu cogan mulu ya /lha terus/ tapi kok bisa jatohnya itu kepelukan belatung macem Yoon Gi itu, sih. Menang putih doang, kena sinar matahari kelar doi. Dan ternyata Setep dulu orangnya asal nyablak juga ya, kebanyakkan tinggal diluar mungkin, jadi perasaan orang bagai angin lewat aja HAHAHA

    Akhirnya ketahuan juga gimana Yoon Gi bisa tahu setep, besok-besok ditunggu cara mereka jadiannya ya kak, bonus kencannya juga boleh. Okelah, daripada komen gak jelas, mending diakhiri saja. Lanjut kak!! Ditunggu series berikutnya! Semangat!

    Makasih!! 😀

    Liked by 1 person

PAY HERE!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s