[花樣年華 Series] 4th. Dope

화양연화

花樣年華

pt.1

..

Lyra x Realization

all.want.candy © 2015

..

..

“Girls, yell as loud as you can, Shout it out”

..

Wake up sleeping princess!”

Stef mengerjap, sepasang matanya menyipit nyeri saat sinar terang membutakan kedua netranya. Ia menggunakan salah satu tangannya untuk melindungi diri dari pemandangan menyilaukan. Wangi yang ia sukai membuatnya menghela nafas dalam-dalam–bau laut yang membuatnya tenang.

Hari itu ia punya waktu santai berdua dengan sang Soo Hyuk Oppa. Pemuda itu punya waktu kosong beberapa hari sebelum ia harus kembali pada rutinitasnya semula, begitu juga Stef, minggu ini ia akan menghabiskan waktunya untuk bertualang. Stef menangkap pemandangan menyenangkan saat melihat Soo Hyuk sudah bertelanjang dada dan mulai bermain di air laut yang bening berkilau.

“Kau tidak berenang?!” seruan milik Soo Hyuk dijawab santai, Stef tak ingin menjawab secara pasti, toh ia tak membawa peralatan renang, sedikit cara untuk melepaskan unek-unek yang menumpuk hanya lah pergi jauh dan mencium wangi garam.

“Tidak, aku tidak suka air laut.”

Soo Hyuk hanya menyeringai sebelum akhirnya mengedikkan bahu tak peduli dan mulai berenang menjauh. Lagi-lagi Stef menutup diri sebelum akhirnya sayup debur ombak tak bisa membuatnya kembali terlelap.

“Oh, sial.”

..

“Kau benar-benar lapar Oppa?

Agaknya Stef sedikit takut apakah Soo Hyuk benar-benar baik-baik saja, pemuda itu sudah menghabiskan set makanannya yang kedua dan ia masih tetap mencuri makanan milik Stef–takutnya model dan aktor Lee Soo Hyuk terantuk karang saat tengah berenang tadi.

“Aku tidak apa-apa, toh aku menghentikan dietku untuk sementara,” antara ingin mempercayainya atau tidak, Stef berusaha memaksa otaknya untuk percaya, kali-kali saja semua itu memang benar–walaupun sulit untuk dipercaya.

Mereka berdua kembali menutup mulut hanya untuk memandang satu sama lain–berlaku pada Stef sebenernya, karena Soo Hyuk kelihatannya lebih memilih sibuk dengan makanannya–menghabiskan waktu hanya untuk duduk berdua ditemani iringan musik jazz lama yang diputar lewat pemutar musik dan semilir angin musim panas yang mulai memudar. Stef sebenarnya tak pernah menyukai menghabiskan liburan dengan orang lain, sendirian agaknya lebih menyenangkan, tapi kali ini ia merasa tak ada salahnya mengajak seseorang sedingin Soo Hyuk unyuk pergi berlibur, toh sama saja seperti pergi sendirian.

“Stef,”

Dipanggil, satu-satunya gadis yang ada disana, menoleh perlahan, memandang Soo Hyuk yang baru saja menyelesaikan makanannya.

“Di dekat sini ada tempat menarik, mau ikut melihatnya?” saat bertanya hanya wajah datar Soo Hyuk yang terlihat, seakan ia sebenarnya juga tak peduli dengan betapa menariknya tempat yang baru saja ia sebutkan.

Satu alis Stef naik beberapa mili, bertanya. Soo Hyuk belum menjawab dan lebih memilih menenggak kaleng birnya, “Ada sebuah tebing,” sebuah tegukan lain, “Banyak yang bilang, saat kau mengeluarkan unek-unekmu disana, maka hal yang baik akan terjadi.”

Stef terpaku, menatap dalam-dalam sepasang mata milik Soo Hyuk sebelum akhirnya memberikan pertanyaan, “Apa itu artinya aku akan dapat suatu hal yang baik?”

Senyum penuh arti melengkung tepat dihadapan mata milik Stef, memberi jawaban yang kabur makna.

“Mungkin saja, siapa yang tahu?”

..

Itu sebuah tebing kecil, hanya ada pembatas berupa pagar kayu yang terlihat kokoh. Beberapa bunga liar tumbuh di sekitar pagarnya, memberi warna kuning dan ungu di antara warna monoton coklat dan hijau kusam. Debur ombak terdengar jelas, mungkin karena tepat di bawahnya, lautan lepas yang tak pernah mengenal kata tenang terus saja bergemuruh. Angin laut terus berhembus kencang, menghancurkan tatanan rambut Stef yang sebelumnya rapi hingga menjadi morning hair-nya ditiap pagi.

“Disini?”

Tak ada jawaban kecuali senyum, itu baru membuat Stef sadar dan memilih berjalan mendekati pagar kayu pembatas, menghirup dalam-dalam aroma garam dan angin yang menghembus wajahnya. Sepasang matanya tertutup, membiarkan kilasan-kilasan memori yang tak menyenangkan berenang bebas untuk muncul ke permukaan kesadarannya, di belakang Soo Hyuk memperhatikan tanpa komentar–sesekali menekan tombol kamera untuk mengambil momen tak terduga di depannya.

Sebuah tarikan nafas panjang dan satu bulir air mata yang jatuh bebas.

“A-AKU BENCI KAU YOON!!! DASAR LAKI-LAKI BRENGSEK!”

“PERGI DARIKU!! PERGI!!”

I HATE YOU!!! AAAAAAHH!!!

Tangisnya pecah makin keras, bola-bola mungil air mata berlomba-lomba untuk jatuh membasahi pipi Stef yang memerah akibat amarah. Saat Stef kembali akan berteriak dengan seluruh jiwanya, Soo Hyuk lebih dulu mendekapnya–kasihan.

“Shhh, it’s okay, it’s enough dear, enough,” bisikan di ujung telinganya, sepasang tangan yang memeluk erat tubuhnya, oh Stefanie ingin mati saja, semua itu asing dan entah mengapa ia tak suka namun ia tak melawan.

“Uh…” leleran bening air mata mengalir membasahi pipinya, deras sekali, hingga menetes jatuh ke tanah.

Soo Hyuk tak membuka mulut, berusaha menenangkan gadis muda dalam pelukannya–gadis muda yang baru saja akan mencoba bunuh diri jika ia tak memeluknya. Ia baru membuka mulut setelah isakan keras Stef tenggelam tertelan gemuruh ombak.

“Oh, my poor Stef, yang diberantakkan oleh cinta,” itu bukanlah ejekan–namun tak juga berarti baik.

Sore itu tangis Stef kembali pecah–namun jauh dalam lubuk hatinya yang dingin, ia benar-benar berharap, jika tebing itu membawakan kabar bahagia untuknya.

“Semoga kebahagiaan akan terus bersama mu, Stefanie.”

..

END

..

All.Want.Candy © 2015

Advertisements

One Reply to “[花樣年華 Series] 4th. Dope”

  1. mau dong ikut liburan bareng /komentar macam apa ini/ tapi beneran, lagi pengen liatin birunya laut. jadi iri sama dua orang ini liburan ke pantai /ngesot di tengah karang/

    asik itu stef ngajak liburannya bareng soohyuk, tapi jadi kayak ngajak patung liburan ya, datar amat mas soohyuk. tapi bayangin tebing itu, soohyuk milih tempat tepat sekaleeeh! cocok buat ngeluarin unek-unek yang nyampah di otak. stef jadi bisa teriak & nangis sepuasnya. semoga kebahagian terus bersamamu, stef 🙂 /copy paste kalimatnya soohyuk/

    oke, jadi sekarang jangan galau lagi ya stef. waktunya buat cari pengganti baru dong, siapa tau jodohmu yang asli ada di luar sana /ceramah ibu ibu jamaah mamah dedeh/

    Like

PAY HERE!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s