Restrain

url

Restrain

Judith Yoshida — Keane Henderson

|| Orifiction – Clarus – Drabble ||

©KARASU

.

.

Seberkas cahaya menyeruak memenuhi ruang kamar begitu korden jendela tersibak. Tak ayal kelopak yang semula terpejam kini mengerjap silau.

Tubuh semampainya masih nyaman berbaring di ranjang empuk, hangat meski hanya berbalut helai selimut. Berbanding terbalik dengan pria yang sudah siap dengan setelan jas yang kusut di sana-sini akibat permainan kecil tadi malam.

“Kupikir kau akan tinggal sampai besok.”

Sekarang akhir pekan, dan seingatnya tempo hari pria itu berjanji akan menginap.

“Lana menghubungiku, aku harus menemuinya,” jawab Keane sekenanya, memunggungi Judith.

Alana Clark. Wanita yang baru saja bertunangan dengan Keane tiga bulan lalu. Tidak didasari cinta, hanya paksa yang menjerat.

Keane tidak mencintai Alana. Judith tahu itu. Ini sudah tahun ketiga mereka menjalin hubungan lebih dari seorang fotografer dengan modelnya. Mereka tak pernah menunjukkannya pada umum, terlampau nyaman bermain di belakang panggung tanpa seorang pun menyadari. Hingga wanita jalang itu datang, mengobrak-abrik puzzle yang sudah susah payah Judith susun satu per satu bersama Keane.

Jika ada seseorang yang Keane cintai, dia adalah Judith. Keane bukan seorang yang mudah mengumbar senyum manis pada wanita lain, pun tak pernah punya minat melempar lirikan nakal pada jalang penghuni dunia malam. Hanya Judith yang mampu menaklukan sosok angkuh pria pemilik sepasang mata emerald itu.

Tetapi, bukankah dunia dan segala tetek-bengeknya sebatas fana belaka? Semua bisa berubah. Semua bisa musnah.

“Keane?”

Sang empunya nama hanya menggumam tanpa sedikit pun menengok. Masih sibuk menyampirkan bulova di pergelangan tangan.

“Apa kau masih mencintaiku?”

Hanya sebuah bisikan. Namun, cukup untuk sampai pada radar pendengar si pria. Lantas Keane mematung, pun tak memutar pandang pada sang sejoli. Membiarkan sunyi perlahan menelan keduanya ke dasar bumi.

Ada yang berubah. Baik dirinya, maupun Judith. Juga ikatan kasat mata di antara mereka, yang dulu selalu dielu-elukan sebagai yang abadi. Nyatanya, kini mulai mengikis. Kean tak menyalahkan Judith, ini murni kesalahan yang terlanjur ia perbuat. Tentang rasa bersalah, pun ego yang terlampau tinggi. Memaksa wanita yang paling ia cinta ikut terjerumus dalam lingkar dosa yang harusnya ia tanggung seorang diri. Menciptakan luka batin pada wanita yang sesungguhnya paling ingin ia jaga.

Hari itu, Keane tidak bisa memilih. Antara penyesalannya, ataukah cintanya. Bahkan hingga detik ini pun, Keane tidak bisa menjatuhkan pilihan pada salah satu.

Tetapi, bukankah Keane diciptakan sebagai makhluk berhati sekeras batu?

Lantas ia berbalik arah, melenyapkan punggungnya dari area pandang sang pengunci hati, dan mempertemukan paksa bibirnya dengan milik Judith.

Bukan sebuah kecup hangat. Namun cukup untuk Judith memahami isyarat hati sang pria. Bahwa Keane tidak ingin melepasnya, mungkin tidak akan pernah.

You are mine.”

Satu frasa singkat yang mampu membuat sudut bibir Judith tertarik simpul, sekaligus mengoyak luka batin yang mulai menganga lebar.

-fin-

Kemarin lagi iseng ada ide nyempil, yasudah jadinya begini hehe.

Terimakasih sudah membaca!

Advertisements

6 Replies to “Restrain”

  1. Jadi, judith dan keane mau nyaingin Christopher sama Dakota nih kak? buahahahaha

    DUH! disaat ceritaku angst mendayu-dayu gak jelas, kakak nyuguhin cerita perselingkuhan dengan ending asklaskfncdek tium tiuman xD Tapi suka lho ini, bikin gemes gegara pada gak mau ngelepasin diri satu sama lain huahahaha Kapan lanjutannya kak? DITUNGGU BERAT!!

    P.S: lagi wb komen, maaf gak bisa panjang 😦

    Liked by 1 person

    1. jadiin duo couple maut aja dek wahahaha

      iya sih mereka sama sama egoisnya, saling sayang tapi saling nyakitin tapi juga saling pertahanin hati yang udah rusak ((eaa))

      makasih udah mampir dek! ditunggu juga fiksi kamu lainnya ❤

      Like

PAY HERE!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s