L I G H T S

Lights

L I G H T S

..

Kimi x Zico

all.want.candy © 2015

Canon || Drabble

“I don’t like bright lights,

Because it shows me the reality so clearly.”

..

..

”Public relationship?”

Zico menyesap minumannya, lalu mengangguk, ‘Kau tahu kan, memiliki hubungan dibelakang layar tidak menyenangkan, Kyung juga tak menyukainya.”

Terkejut dengan permintaan tiba-tiba itu Kimi berusaha mengoreksi mata, telinga, hingga otaknya, ”Kau terbentur sesuatu atau kau mabuk?”

Tertawa, Zico memandang Kimi dengan senyum tipis di ujung bibirnya, ”Aku tidak mabuk, aku hanya tak suka menciummu sembunyi-sembunyi.”

Yang digoda tak menjawab, ia meletakkan gelasnya lalu menyisir rambut miliknya, membiarkan beberapa helai jatuh menutupi matanya, “Kau sudah gila, Woo Ji Ho?”

Mereka terdiam, terpaku dalam satu kalimat yang tak pernah mampu dijawab oleh ‘Woo Ji Ho’. Baru kali itu Kimi berbicara dengan nada dingin padanya, ia tak marah tapi bukan juga pertanda baik.

“Apa maksudmu?” dua bulir netra coklat milik Kimi menatapnya tajam–tanpa emosi, ia tak membuka mulut.

“Sadarlah, dimana kau berdiri sekarang, di depan atau di belakang cahaya?”

..

Kimi berdiri di pojok lorong, tinggal 7 menit sebelum on air, ia sudah siap untuk berdiri di depan penonton begitu juga beberapa orang lain yang sudah lebih dulu berkutat dengan kamera–Ji Ho salah satunya.

“Segeralah bersiap dibelakang panggung!”

Panggilan PD menyadarkannya, langkahnya agak berat tapi ia berusaha profesional. Tepukan keras pada kedua pipinya sebelum akhirnya ia kembali melakukan senam wajah ringan–membiasakan menjadi aktris yang baik di depan penonton dan kamera.

Lets get to work, Oh Se Ra.”

..

Sepasang mata milik Zico terbuka–reflek–saat mendengar suara Kimi berkumandang dari speaker TV ruangan tunggu timnya. Acara hari itu baru saja dimulai, dan ia kembali lagi harus memasang wajah televisinya. Mino melihat jelas perubahan ekspresi diwajah milik hyung-nya, penasaran, ia memilih menanyakan alasannya.

Hyung, kau ada masalah dengan Se Ra?” bisikan kecil itu sudah jelas tak terdengar sedikitpun bagi orang lain, terutama karena pertanyaan itu sendiri sudah lebih dari cukup untuk dimasukkan dalam kategori rahasia besar.

Zico tak menjawab, ia diam dan tak juga memandang Mino. Helaan nafas, sepasang mata yang kembali tertutup, dan anggukan samar, “Kau sudah tahu.”

Jika saja dua minggu yang lalu ia tak membawa kejelasan hubungan mereka di depan yang lainnya, hari itu ia tak akan dipenuhi rasa tak nyaman. Bodohnya ia meniup gelembung topik tentang status seorang idol di depan Kimi, tentu saja jawaban tajam milik Kimi bisa membunuhnya kapan saja.

‘Kau pikir siapa dirimu? Cahaya kamera tak akan menolongmu, Zia-co,’

‘Katakan padaku apa kau buta hingga tak bisa melihat realita?’

Nada bicara Kimi tak marah, tapi ia juga tak terlihat senang, gadis itu menahan emosinya. Pemuda bernama Ji Ho yang selama ini ia kenal bukan tipe yang mudah menyerah–dalam hal apapun, namun kali itu ia benar-benar tak tahu apa yang sebenarnya ia inginkan.

“Kau melamun, Zico?”

Pertanyaan Paloalto mendapat gelengan cepat dari Zico, sebelum ia tersenyum kemudian tertawa renyah.

Itu tawa aktor yang tak sepenuhnya salah, walaupun hatinya dirundung kabut hitam atas logikanya.

Ia sadar ia membenci cahaya itu, yang memaksanya sadar akan realitas–bahwa ia tak akan bisa berdiri berdampingan dengan Kimi sebagai Woo Ji Ho dan Oh Se Ra.

..

END.

..

all.want.candy © 2015

Advertisements

4 Replies to “L I G H T S”

  1. JSBJSISJSBHS KIMI KAN ORANG KOLEYA IYAIJ AJA KENAPA SIH JADI PACAR JIKO DI DEPAN KAMERA NANTI TEBAR CIPOK DI MANA-MANA KAN GAPAPA

    btw ini
    Kau pikir siapa dirimu? Cahaya kamera tak akan menolongmu, Zia-co,’

    ‘Katakan padaku apa kau buta hingga tak bisa melihat realita?’

    kimi yang ngomong kan? beda waktu?

    this is so good so nice so everything ilu

    Liked by 1 person

  2. nad serius ya baca ini berasa emosiku diaduk-aduk

    jadi mas jiko nyesek juga ya, tapi kimi juga bener sih, aduh kan ribet emang kalo jadi artis wkwk. yah, realita memang tak seindah mimpi kita, mas jiko sabar, jangan galau, biarin aja semua mengalir (asik bahasa lo tir)

    mau request dong (reader kebanyakan minta) nanti next draco mas kyung nongol dong walaupun cuma ngupil doang ga apa

    luv luv buat nad ❤

    Liked by 1 person

  3. bah, kamu kesambet apa toh mbah jiko? Tetiba ngomong begitu, kan aku juga ikutan kaget /lah/ /elu siapanya/ tapi itu nyesek lah ya jiko-_- lagian ngapain mau berdiri di depan lampu berdua, pacaran enaknya gelep-gelepan, tahu /diterjang/ /bakar aja bakar/

    Ditunggu kelanjutannya kak!

    Liked by 1 person

  4. kalo aku jadi kimi : APAAAA KOK TIBA2 KAN AKU SYIOK!!!!

    pasti jadi kimi bingung ya gamau tapi diem diem ga enak tapi kalo ga diem2 juga makin ga enak kaaan bingung

    jiako kesambet apa tibatiba mikir gitu? Hayooooo kamu mau ngelamar ya makanya bilang gituuu /eeeehhh/ kimi masih bisa jawab kalo aku udah langsung menbong trus kabur /yamakanya bukan elu li/
    jiako jangan galau ya kasian juga kimi kan mikirin kamu huhuhu

    Mau lagi kaaaak hohoho

    Liked by 1 person

PAY HERE!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s